Beliau lahir dari seorang ayah bernama habib Mahdi Bin
Syekh Abi Bakar Bin Salim dan seorang ibu yang bernama syarifah Balqis Binti
Habib Idrus. Abah Saggaf –begitulah sapaan akrab santrinya sehari-hari- lahir
di desa Mangunda Dompu Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tanggal 15 agustus 1945. read more..
Abah
Saggaf terlahir disebuah parit-parit, dan pada saat Abah Saggaf lahir ada
sesuatu yang sedikit aneh yaitu ketika lahir tubuhnya terbungkus oleh semacam
pembungkus bayi berwarna merah dan putih. read more...
Ketika Abah Saggaf baru berusia satu
tahun, ada seorang Indonesia yang sangat sayang sekali kepada Abah Saggaf dan ia selalu mengajak Abah Saggaf
pergi ke ladangnya.orang Indonesia itu bernama Uba.karena Abah Saggaf
memiliki kelebihan (lahir di parit-parit) dan anehnya lagi,setiap ladang yang
didatangi oleh Abah Saggaf maka,tanamannya menjadi tumbah subur sehingga hasil panen yang diperoleh selalu melimpah ruah.
Oleh karena hal itu terdengar oeh masyarakat sekitar sehingga banyak penduduk
yang menginginkan ladangnya didatangi oleh Abah Saggaf. read more...
Ketika usia Abah Saggaf mencapai
empat tahun,pada saat itu Abah Saggaf sedang mandi di sungai dekat rumahnya dan
setelah selesai mandi kemudian Abah Saggaf pulang,ditengah perjalanan pulang
tiba-tiba muncul rasa takut sehingga Abah Saggaf tidak berani pulang sendirian
karena hari sudah agak gelap. Tiba-tiba ada seorang lelaki berpakaian adat Dompu
menawarkan diri untuk mengantarkan Abah Saggaf pulang kerumah ketika telah
sampai didekat rumahnya, orang tersebut berkata ,”saya cukup mengantarkan
sampai disini saja.” Kemudian Abah Saggaf berjabat tangan dengan seorang lelaki
tadi tetapi setelah itu seorang leleki tersebut menghilang sehingga membuat Abah
Saggaf lari
secepat-cepatnya menuju kerumah. Karena usia Abah Saggaf saat itu masih sangat
dini sehingga
tidak tahu siap yang mengantarkannya pulang, ternyata seorang lelaki tersebut
adalah jin yang menunggu..read more...



0 komentar:
Posting Komentar